SELASAR HATI
bertanya pada malam juga udara
dia beri senyum lalu hampa
tapi dinding makin kokoh
menutup suara tak terdengar
bertanya pada malam juga udara
dia beri sedikit sinar lalu pudar
dan jiwa makin bebal
menutup rasa tak terhingga
lalu kau bilang 'kenapa ku datang lagi?'
lalu ku jawab 'karena ku rindu!'
dan kau beri sedikit senyum
malu malu aku menggenggamnya
membuncah tangis di dalamnya
karena ku butuh mu
bertanya pada malam juga udara
pudar bahkan sirna
tak perduli lagi
sudah kutemukan dia kembali
(Maret, 2011 - Johor)
Comments