
berangkat jam 10 malam di Jakarta, dan menempuh perjalanan panjang hingga tiba di Korea Jam 6 pagi...hufff, perjalanan yang panjang. Melelahkan dengan godaan Red Wine dan White Wine yang menggiurkan sepanjang perjalanan. Pramugari tak henti menawarkan dengan senyum, kecuali satu pramugari dari Indonesia itu.
Disampingku duduk seorang pemuda Korea yang mengaku bekerja di Carrefour dan disamping kanan duduk ibu Wahyu.
Silih berganti, tayangan dganti dan hingga sekarang saya terduduk sendiri menunggu jadwal keberangkatan ke Jepang untuk transit sekali lagi sebelum tiba diChicago.
Entah apa yang ada dipikiranku, saya berusaha menepis rasa rindu, saat menerima sms yang teramat manis dari istriku..Nik. dan mengingat derai air mata faris yang tak bisa dibendungnya, dan kekuatan fira menahan tangisnya dengan sembunyi di balik lemari. hufff meski semua tangisnya meledak, akupun begitu.
Entah mengapa perjalanan ini begitu indah, dramastis, ...apa yang kucari...entahlah, saya tentunya baru bisa menjawabnya saat tiba di Amherst...namun saya hanya ingin berbakti pada negara ku, pada keluarga dan memberi semangat kepada kedua anakku, bahwa satu seribu langkah harus dimulai dari satu langkah kecil. Tak perduli kearah mana dan apa tujuannya.
Comments