KOMPUTER UNTUK GURU !
Pagi itu, semburat gembira tak bisa disembunyikan lagi dari wajah rekan-rekan kerjaku guru sains di laboratorium sains di sekolah ku tercinta. "Pak yas, lab sudah punya komputer!" seru bu Asma, menyerukan rasa bahagia ini.
"AlhamdulilLah Bu!" jawabku datar, ups.. bukan karena tidak gembira tapi saya seketika terpikir dengan diskusi yang padat via telpon antara saya dengan Buana (juga rekan Guru yang kini masih ada di Jakarta).
"Pak, pokoknya mari kita sepakat, bahwa komputer, LCD, TV education, CD Pembelajaran, atau apapun medianya hanya akselerator, karena roh dari pembelajaran adalah Guru itu sendiri, sehingga keberadaan Guru tidak akan pernah digantikan!"
Betul juga, masih teringat saat kami selesai mengikuti kegiatan pembelajaran (?) menggunakan TV education siang yang gerah, untuk menunggui siswa belajar persiapan Ujian Ujian Nasional. Leher rasanya pegal, telinga harus tetap awas karena suara nara sumber yang tak dapat dikendalikan, pun sara televisi sudah dikeraskan hingga maksimum, tapi seperti biasanya televisi...tak dapat diulang!. Jadilah kami belajar seperti apa adanya...hufff!
Balik lagi ke masalah komputer, pun saya masih mengingat keluh kesah rekan Guru..."aah saya sudah tua, tidak da gunaya lagi belajar komputer, ...betul saya sudah mau pensiun...saya sudah tidak mampu lagi berpikir....saya tidak..saya tidak...tidakk!"
Betul juga, mungkin semua tidak akan pernah punya guna jika tidak pernah kita manfaatkan...seperti komputer, mungkin rekan-rekan belum menemukan hal yang menakjubkan dari komputer, atau belum menemukan sisi lain dari pentingnya sebuah komputer, atau...
Lamunan panjang ini terhenti saat bu Asma menegur.."Pak Yas harus mengajar kami cara menggunakannya!
"Yup, Insya' Allah Bu, silahkan duduk dan kerjakan RPP atau analisis soal yang ibu punya! dan semoga komputer ini tidak mengganti peran kita sebagai roh pembelajaran! (gumanku dalam hati)
Comments